Minggu, 29 Desember 2013

Berinvetasi Logam Mulia di Penghujung Tahun 2013

Jumat, 27 November 2013, aku mengambil ijin setengah hari tidak masuk kantor. Aku berencana untuk bertualang ke PT. Antam (Aneka Tambang) yang berada di Pulo Gadung. Ini adalah pertama kalinya aku pergi kesana untuk menginvestasikan sebagian penghasilanku dalam bentuk Logam Mulia (LM). Aku ditemani si mama berangkat dari rumah pukul setengah tujuh pagi. Kami naik kendaraan elf menuju stasiun Bekasi. Dari sana kami melanjutkan perjalanan menuju terminal Pulo Gadung naik K 01. Setelah melalui perjalanan yang lumayan panjang dan macet, akhirnya kami tiba di terminal Pulo Gadung sekitar pukul 09.30. Lalu kami melanjutkan perjalanan menuju Antam naik bis transjakarta yang ke arah Dukuh Atas (koridor 4). Sebelumnya aku telah lebih dulu mencari informasi rute perjalanan kali ini melalui google dan bertanya juga kepada teman satu kantor. Dari blog ini, aku mendapat banyak informasi mengenai rute kendaraan beserta cara bertransaksi untuk membeli logam mulia disana. Oya, disitu juga dijelaskan mengenai cara untuk mengetahui harga logam mulia saat itu. Dengan mengunjungi website resmi Antam ini, akan didapat informasi mengenai harga beli logam mulia yang terus diupdate tiap hari kerjanya. Kami naik busway dengan rencana turun di halte busway TU Gas, yang berada 2 halte lagi dari terminal Pulo Gadung. Tapi ternyata, halte kedua yang kami turuni adalah halte Velodrome. Setelah bertanya kepada petugas busway, kami disarankan untuk naik busway lagi menuju arah sebaliknya dan turun di halte ketiga. Dan akhirnya kami sampai juga di halte TU Gas. Setelah itu perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki. Kami mengambil arah belokan ke ke kiri, dan akhirnya terlihat sebuah gedung yang berplang LM. Yattaa..! Tidak terlalu sulit ternyata menemukan gedung antam ini.

Kami masuk ke dalam dengan sebelumnya menitipkan KTP ku di pos satpam. KTP tersebut ditukar dengan surat tanda ijin masuk dan nomor antrian untuk transaksi pembelian nanti. Aku mendapat no. antrian 47. Setelah masuk, ternyata di dalam sudah banyak orang yang mengantri. Karena itu kami duduk dulu di ruang tunggu sambil menikmati segelas Milo hangat. Disana memang disediakan mesin minuman yang menyediakan sekitar 6 macam kopi susu. Ada Chococino, Nescafe, Milo dll. Ada juga dispenser Aqua. Cara mengisi gelas dengan minuman favorit kita, juga sangat praktis. Dengan cukup sekali tekan, maka mesin otomatis akan mengisi gelas sampai tepat penuh dan kemudian otomatis berhenti dengan sendirinya. Kalau masih haus juga boleh nambah kok, hehe.. #next kalo kesana lagi mesti bawa termos nih buat bekel pulang, wkwkk.. :p. Keberadaan mesin minuman ini menurutku merupakan satu nilai plus yang membuat pengunjung nyaman dalam menunggu.

Si mama lagi nyari informasi ke recepsionis nih!

Setelah menunggu, ternyata nomorku mendapat bagian sehabis sholat Jumat. Maka aku dan si mama pergi keluar dulu untuk cari makan. Kami memutuskan makan di salah satu rumah makan Padang di pinggir jalan tidak jauh dari antam. Setelah selesai, kami kembali ke antam. Disana disediakan juga majalah-majalah untuk mengisi waktu sembari menunggu. Sambil nunggu, aku iseng-iseng aja ambil foto produk-produk jualannya antam, walaupun setelahnya aku baru tau bahwa disitu terdapat peringatan dilarang memotret di dalam gedung ini. Hehe.. Oya, mesin minumannya juga sudah tidak terlihat lagi. Yang ada tinggal mesin dispenser aqua saja. Mungkin minumannya sudah habis, makanya mesinnya ditarik. Pesan moral yang bisa dipetik adalah, kalau mau kesini sebaiknya dari pagi, biar bisa dapet susu coklat gratis. Karena kalau udah siang ntar takutnya kehabisan. J

 Surat ijin masuk plus nomer antriannya.

Etalase produk-produk jualan ANTAM

Akhirnya jam 1 yang dinanti pun tiba. Pengunjung pun sudah kembali dari istirahat dan sholat jumat. Aku segera menyambangi mba cs nya. Karena nomor ku tadi sempat terlewat, maka aku bisa langsung menghapiri mba cs nya. Mba cs nya baik banget. Sebenernya masih jam 1 kurang sekian menit, tapi mau langsung melayani aku. Setelah mencatat transaksi pembelianku, aku disuruh ke mobil bank Permata yang ada di depan. Karena transaksi pembelianku via cash, maka aku disuruh kesana. Setelah membayar di dalam mobil, aku kembali ke mba cs nya untuk kemudian diberikan surat pengambilan LM. Setelah masuk ke dalam loket pengambilan LM, aku diberikan nomor antrian lagi. Tidak lama, namaku pun dipanggil, dan di dalam ruangan tertutup dan privat itu, akhirnya aku menerima LM pertama ku. Aku disuruh check dulu barang dan fakturnya. Dan setelah semuanya ok, aku pun mengucapkan terima kasih kepada petugas di loket pengambilan barang dan beranjak meninggalkan gedung antam. Di pos sekuriti tidak lupa aku menukarkan surat tanda ijin masuk tadi dengan ktp milikku. Setelah itu aku mengucapkan terimakasih kepada sekuriti yang ada disana. Perjalanan di antam kali ini ini pun selesai. Membeli LM di antam memang mesti mengikuti alur prosedur yang ada, tapi karena itulah aku suka. Menurutku sistemnya yang sudah lumayan rapi, membuat transaksi jadi berjalan lancar. Walaupun pas aku kesana kemarin, ada kejadian marah-marah oleh seorang ibu yang transaksinya berjalan sedikit lama karena sistem yang tiba-tiba error. Tapi aku bisa memaklumi kejadian tersebut, karena yang namanya mesin memang bisa saja error kan. Selain itu membeli LM langsung di antam juga memberikan keuntungan lain. Harga beli disini jauh lebih murah ketimbang kita beli dari pihak ketiga. Tapi memang mesti sabar dalam menjalankan setiap langkah prosedur transaksinya.

Aku pulang menggunakan rute yang sama dengan aku berangkat. Dari Pulo Gadung menuju Bekasi macet sekali. Hadeuh, mana mesti balik ke kantor lagi, karena masih ada kerjaan yang nunggu. Aku berpisah dengan si mama di jembatan Summarecon. Si mama melanjutkan perjalanan menuju terminal Bekasi, sementara aku turun duluan untuk nyambung koasi menuju kantor. Aku sampai di kantor sekitar pukul 3 sore, padahal bilangnya kemarin cuma ijin setengah hari. Hiihii.. Ya mau gimana lagi, emang keadaannya macet banget. Perjalanan kali ini memang lumayan jauh dan melelahkan, tapi tidak membuatku kapok untuk kesana lagi lain kali. Selamat berinvetasi!
You are the people that take control of your life.
-Yuanita Handoko, Desember 2013

Cheers,

Nita

3 komentar :

  1. Halte busway terdekat menuju antam antam Pulo gadung apa yah kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Amelia. Kalo mau kesana, turun di Halte TU Gas aja. Nanti tinggal jalan kaki dari sana. 😄

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...