Minggu, 09 Agustus 2015

Bromo Adventure : Pananjakan and Mount Bromo (Day 2)

Tanggal 07 Maret 2015, tibalah di hari kedua, dimana kita akan menjelajah gunung Bromo. Horeee.. Kami dibangunkan subuh-subuh sekitar pukul setengah tiga dan buru-buru siap-siap. Oh ya, penginapan kami berada di kaki gunung Bromo jadi udaranya uadeeem tenan rek. Selesai siap-siap, kawan-kawan kami ternyata sudah pada menunggu di bawah dan udah ada yg naik jeep duluan. Kami segera menyusul dan masuk ke dalam jeep untuk memulai petualangan kami hari itu. Kami pergi menuju Pananjakan untuk melihat sunrise di gunung Bromo dari sana. Sayangnya cuaca kurang mendukung kala itu karena gerimis turun. Langit tertutup kabut tebal dan kami tidak bisa melihat apapun. Memang katanya waktu yg terbaik untuk melihat sunrise di Bromo adalah ketika bulan Juli sampai Agutus disaat musim kemarau tiba. Sayang sekali memang, tapi ya tetep di asyikin ajalah. Oh ya, di sepanjang tangga menuju pananjakan, banyak sekali pedagang yg menjual makanan. Ada jagung bakar, telur rebus, pop mie dll. Aneka souvenir dari mulai syal, kaos, kupluk dan sebagainya pun dijual. Kami berada di pananjakan sampai sekitar pukul 5 pagi, kemudian mengisi perut sebentar dan segera melanjutkan perjalanan menuju gunung Bromo. 

Pananjakan yg sudah ramai dengan orang-orang yg ingin melihat sunrise

Walau gagal liat sunrise, tapi tetep diasyikin aja





Akhirnya sampai di Bromo


Dari parkiran menuju anak tangga Bromo, kami memutuskan untuk menyewa jasa kuda
100K sudah pp dan ditunggu


Liat deh anak tangga menuju kawah Bromo di belakangku..
Mayan banget tuh naiknya

Semangat naik tangganya..
Ganbatte!

Ulah tangan usil yang mengotori anak tangga gunung Bromo
Yang kaya gini jangan ditiru yak

Dari parkiran jeep sampe ke atas, banyak juga lho yg jalan kaki
Salut dah!

Yey, akhirnya sampai juga di puncak anak tangga..

Kawah gunung Bromo

Setiap tahun diadakan upacara Kasodo, dimana masyarakat Hindu Tengger memberikan sesaji kepada Sang Hyang Widhi dengan cara melemparkan sesajen berupa sayuran, ayam, dan bahkan uang ke kawah gunung tersebut. Di kaki gunung Bromo aku juga melihat sebuah pura, dan ternyata di pura tersebutlah upacara adat Kasodo itu diadakan.



Great view of Bromo







Dalam perjalanan kembali ke parkiran, sang bapak penarik kuda memfoto kita


Sampai jumpa di part terakhir perjalananku di Bromo


Cheers,

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...